9 Cara Sederhana untuk Menjaga Kesehatan
Riset dari Statistic Brain menemukan fakta
bahwa menjadi sehat adalah satu dari 5 resolusi tahun baru paling populer yang
dibuat setiap tahun.Namun kenyataannya tidak semua orang berhasil mewujudkan
resolusi tersebut. Selalu ada saja godaan yang menggagalkan terwujudnya
resolusi ini.
Bahkan, para peneliti
menemukan fakta bahwa banyak orang yang menghentikan langkah untuk mewujudkan
resosuli pada minggu pertama usai datangnya tekad yang kuat. Kesehatan memang
mahal harganya. Namun, ada cara yang murah dan mudah untuk menjaga kesehatan
ini.
Inilah 9 hal sederhana
yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan.
1. Menyikat gigi dengan baik
Tripti Meysman, pendiri Citytooth, sebuah
praktik kedokteran gigi yang berbasis di Minneapolis, AS, mengatakan bahwa mulut
yang sehat juga berdampak pada kesehatan paru. "Bila ada bakteri di mulut,
bakteri akan terhirup ke dalam sistem pernapasan Anda," ucapnya. Inilah
yang meningkatkan peradangan di paru-paru dan trakea, serta meningkatkan
kemungkinan tertular infeksi pernafasan seperti pneumonia. Bersihkan mulut dari
bakteri untuk menghindari penyakit pada gusi. pergilah ke dokter gigi
setidaknya sekali setahun. Sikat gigi dengan rajin dan gunakan benang gigi
untuk membersihkannya. Anda harus menyikat gigi setidaknya dua kali sehari.
Cara ini mampu hilangkan plak dan kotoran lain yang menempel pada gigi.
2. Berolahraga untuk menghindari sakit punggung
Latihan angkat beban memang tidak disarankan
bagi mereka yang mengalami sakit pada bagian punggung. Namun, William Morrison,
seorang ahli bedah ortopedi di South Regional Medical Center di Mississippi,
mengatakan bahwa tidak aktif berolahraga juga menimbulkan sakit punggung.
"Biasanya, orang disuruh tidur dan beristirahat semaksimal mungkin jika
punggung mereka sakit. Tapi, sekarang kita tahu bahwa hal itu bisa memperburuk
keadaan," ucapnya. Olahraga memperkuat otot inti, mengurangi tekanan dari
punggung bawah, juga membangun otot punggung sehingga bisa menopang tulang belakang
dengan lebih baik. Anda juga bisa menemui dokter untuk meminta rekomendasinya.
Namun, kebanyakan para dokter akan menyarankan hal yang sama. "Jujur saja,
jika saya bisa mengajak orang ke gym lebih sering, saya akan memiliki lebih
sedikit pasien," papar Dr Morrison.
3. Melatih diri untuk buang air besar secara rutin
Buang air besar secara rutin penting untuk
mengatur fungsi usus, selain membantu untuk mengatasi sembelit. Mungkin Anda
berpikir melatih diri untuk buang air secara rutin nampak seperti mengajari
seekor kucing. Namun Satish Rao seorang direktur The Digestive Health Center
dari Augusta University mengatakan bahwa ini memang harus dilakukan terutama
setelah bangun tidur. "Usus besar harus dipancing untuk mengosongkan
dirinya saat pertama kali bangun tidur. Tapi, Anda juga bisa melakukan ini
sekitar satu jam usai sarapan," ucapnya. Dr Rao menyarankan sebuah trik
bernama visualisasi untuk melancarkan pencernaan ini. Caranya, cukup membayangkan
bahwa Anda memiliki perasaan lega dimana semua 'kotoran' tersebut telah
terbuang setiap paginya. Cara ini akan membuat otot sphincter rileks. Otot
spinchter ini merupakan cincin otot yang mengelilingi dan berfungsi untuk
menjaga atau menutup anus. Dengan terus-menerus memvisualisasikan situasi itu,
Anda bisa membuat otak memicu sinyal bahwa ada yang harus 'dibuang' sekarang.
Kemudian Anda bisa pergi ke tolilet saat Anda merasakan dorongan itu.
4. Membaca buku lebih banyak untuk menurunkan
tekanan darah
"Saat membaca buku, Anda memiliki lebih
banyak keterlibatan kognitif dan efek tersebut akan terus mengalir," papar
Becca Levy, seorang profesor epidemiologi di Yale School of Public Health.
Lewat membaca buku, seseorang cenderung bisa menghilangkan stres dan mengurangi
jumlah hormon stres kortisol. Menurunnya kortisol juga turut menurunkan tekanan
darah. Anda bisa mencoba membaca semua jenis buku. Walau begitu harus dicatat
bahwa membaca majalah dan surat kabar tidak akan memiliki efek ini karena orang
cenderung membacanya dalam waktu yang singkat. "Membaca buku fiksi atau
non fiksi yang dicetak dan lewat internet akan membuat otak Anda lebih rileks
dan efektif," papar Levy.
5. Biarkan diri Anda merasa bosan untuk
mendapatkan energi kembali Rutinitas kerja yang padat
memang seringkali membuat
kita merasa bosan. Tapi, Barbara Fredrickson, Ph.D., profesor psikologi dari
University of North Carolina di AS, mengatakan bahwa rasa bosan hanyalah momen
sementara yang dapat membantu menurunkan stres. Dengan adanya rasa bosan ini,
kita bisa mencoba untuk beristirahat sementara di tengah padatnya hari dan
menyegarkan kembali energi kita. Rasa bosan seringkali menjadi pertanda bahwa
kita bukanlah orang yang multitasking. Multitasking berhubungan dengan
peningkatan kortisol dan adrenalin yang dapat merangsang kerja otak secara
berlebihan. "Biasanya, kita selalu mengalahkan rasa bosan ini dengan
segala cara. Tapi, jika kita coba berdamai dengan kebosanan tersebut dan
melihatnya sebagai hal yang positif, ini akan memberi kita kesempatan untuk
beristirahat," papar Barbara Fredrickson.
6. Perbanyak konsumsi asam amino atau mineral
Menurut Filomena Trindade dari Institute for Fungsional Medicine.
minum air memang penting.
Namun, tidak semua orang dapat menghidrasi air dengan baik. Terkadang, air
hanya melewati sistem tanpa masuk ke dalam sel. "Jika Anda selalu buang
air kecil dalam waktu 30 menit setelah minum, Anda mungkin tidak mendapatkan
manfaat dari air itu," ucapnya. "Tambahkan beberapa asam amino atau
asupan mineral untuk meningkatkan hidrasi Anda. Cobalah sejumput magnesium atau
garam laut Himalaya," sara Dr Filomena Trindade. Ini sangat penting bagi
Anda yang aktif berolahraga, sedang dalam masa penyembuhan, atau menghabiskan
sebagian besar waktu di kantor dengan udara yang kering. Cara ini dapat
meningkatkan kemampuan hidrasi Anda.
7. Gunakan kaos kaki agar bisa tidur lebih cepat
Daniel Amen seorang
spesialis gangguan otak mengatakan bahwa mengenakan kaos kaki sebelum tidur
akan mengatasi masalah insomnia. "Sepasang sarung tangan tipis juga bisa
membantu. Periset telah menemukan bahwa tangan dan kaki yang hangat merupakan
cara terbaik untuk tidur cepat," tambahnya. Menurut National Sleep
Foundation, penghangatan kaki atau tangan menyebabkan pelebaran pembuluh darah
yang dapat menjadi sinyal bagi otak bahwa ini sudah saatnya tidur. Begitu
pembuluh darah terbuka di tangan dan kaki Anda, redistribusi panas ke seluruh
tubuh Anda akan disiapkan untuk tidur. "Jika anda merasa panas saat
mengenakan kaos kaki, cobalah untuk melepasnya tanpa membuka mata," saran
Dr Amen. Dr Amen juga mengatakan bahwa sering melihat jam saat waktun tidur
membuat kita merasa cemas yang akhirnya membuat kita tidak bisa tidur lelap.
8. Saat merasa stres,
letakkan dua tangan pada
jantung Meletakkan kedua tangan Anda seperti melakukan ikrar kesetiaan ternyata
mampu mengurangi stres. Kristin Neff seorang profesor assosiasi pengembangan
dan budaya manusia dari University of Texas mengatakan bahwa cara aneh ini
ternyata dapat menenangkan diri. "Ini akan memberi sinyal otak untuk
mengurangi kecemasan," ucapnya. Bahkan, menurut Krsitin Neff, saat kita
tidak mempercayai cara ini tubuh tetap akan meresponnya. Gerakan khusus ini
memang diprogram untuk menenangkan diri. "Letakkan tangan Anda di sana
dalam beberapa menit, atau sampai Anda merasa lebih tenang dan ambil napas
dalam untuk meningkatkan efeknya," papar Kristin Neff.
9. Berjemur d bawah matahari
dalam waktu 10-20 menit
tanpa sunscreen Tabir surya memang berguna untuk menurunkan risiko kanker
kulit. Namun, ada saatnya kita harus berada di bawah matahari tanpa produk satu
ini. "Anda akan mendapatkan tulang yang lebih kuat, tekanan darah rendah,
dan bahkan tidur lebih nyenyak jika Anda mendapatkan paparan sinar
matahari," ucap Michael Holick, direktur Pusat Penelitian Helioterapi,
Cahaya, dan Kulit dari Boston University Medical Center. "Ada proses
biologis menguntungkan yang terjadi dengan sinar matahari yang tidak akan Anda
dapatkan dengan mengonsumsi suplemen vitamin D," tambahnya. Michael Holick
juga menyarankan agar sebaiknya kita mendapatkan sinar matahari pada bagian
bahu, lengan, atau kaki Anda dan bukan punggung atau wajah. Punggung dan wajah
yang kerap terkena paparan sinar matahair sangat rentan terhadap risiko kanker,
kerutan, dan risiko penyakit kulit lainnya. Jadi, jangan takut untuk terkena
paparan sinar matahari di pagi atau sore hari. Setelah itu, Anda bisa
menggunakan kembali tabir surya Anda.