6 Tips untuk Mengelola dan Mengatur Stok Barang dengan
Efektif
Mengelola stok barang adalah salah satu hal terpenting dalam bisnis. Jika
jumlah stok barang yang sedikit tentunya masih mudah untuk dikelola. Tetapi
bagaimana bila bisnis anda mulai berkembang dan stok barang yang dikelola pun
semakin banyak hingga mencapai angka ribuan. Pastinya itu bukan lagi hal yang
mudah untuk dikerjakan.
“Pengelolaan stok barang
yang tidak efisien akan menghasilkan keuntungan yang kurang maksimal”
Pada saat anda tidak mengelola stok barang dengan baik maka kemungkinan
hal-hal seperti kelebihan/kekurangan barang, kehilangan barang dan terganggunya
jadwal pengiriman akan terjadi. Jika hal ini terus terjadi kemungkinan anda
akan mengalami kerugian. Menghindari akan hal itu, berikut ini 6 tips mengelola
stok barang dengan efektif.
1. Atur Tempat Penyimpanan agar Lebih Efisien
Tempat penyimpanan yang baik dimulai dari menata barang agar menjadi lebih
rapi. Ketika anda menyusun barang-barang dengan teratur, maka pengambilan
barang akan lebih mudah dan kemungkinan rusaknya barang akan berkurang. Selain
itu anda juga tidak kesulitan untuk mencari barang yang dibutuhkan.
Jika anda memiliki banyak jenis barang maka pisahkan sesuai jenis dan
kategori barang tersebut. Letakkan barang anda dalam rak-rak dan berilah label
kepada tiap-tiap rak sesuai dengan kategori yang ada. Sediakan juga rak khusus
untuk barang yang sering terjual dan pindahkan ke tempat yang mudah diakses
agar memudahkan pengambilan barang.
“Pengaturan tempat penyimpanan yang rapi akan meningkatkan efisiensi
pengambilan barang”
2. Membuat Daftar dan Jumlah Stok Barang
Daftar dan jumlah stok barang adalah informasi penting yang harus anda
ketahui setiap saat. Karena dengan informasi tersebut, anda dapat mengontrol
aktivitas inventaris. Anda juga bisa menganalisis barang mana yang sering terjual
dan mana yang sudah mulai menumpuk karena tidak kunjung terjual, sehingga anda
dapat melakukan tindakan tepat dan sesuai dengan keadaan stok barang yang ada.
Contohnya, ketika anda sudah mulai kekurangan stok dan anda segera tahu
kapan barang ini harus segera ditambah. Apalagi vendor anda membutuhkan waktu
untuk memproses pemesanan, anda akan mempunyai waktu untuk memesan barang
tersebut.
Untuk mendapatkan informasi tentang daftar dan jumlah stok barang dengan
lebih akurat, anda butuh mencatat setiap pergerakan keluar-masuk barang.
Pencatatannya dapat anda lakukan dengan cara tradisional dengan melalui
formulir atau secara digital dengan menggunakan aplikasi.
“Daftar dan jumlah stok barang yang real-time adalah informasi penting yang
anda harus ketahui setiap saat”
3. Memperkirakan Pergerakan Stok Barang (Forecasting)
Salah satu hal yang harus anda lakukan adalah memperkirakan pergerakan stok
barang atau membuat forecast. Artinya anda harus lebih dulu
mengetahui jumlah stok barang yang akan dibutuhkan pada beberapa waktu ke
depan. Apalagi jika anda menjual berbagai macam jenis barang tentunya ini akan
sangat membingungkan. Akan tetapi ini adalah hal yang harus anda lakukan agar
nantinya tidak terjadi kekurangan maupun kelebihan barang. Dengan forecasting anda
dapat menyiapkan stok yang cukup di periode berikutnya. Hal ini tentunya akan
menjaga stabilitas pada usaha yang anda jalani.
Contohnya jika pada bulan lalu anda berhasil menjual barang sebanyak 15 pcs
maka pada bulan selanjutnya anda membutuhkan barang mungkin setidaknya 15 - 20
pcs. Ketika barang anda laku hingga persediaan habis pada setengah periode yang
lalu, berarti anda perlu kira-kira 2 kali lipat dari sebelumnya. Sebaliknya
pada saat penjualan sedang sepi anda perlu mengurangi pembelian terhadap barang
tersebut.
Buatlah daftar penjualan barang per periode dan daftar perkiraan penjualan
barang untuk beberapa periode ke depan, sehingga anda memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Dengan forecasting anda dapat menyiapkan stok yang cukup di periode
berikutnya”
4. Melakukan Pengecekan Barang (Stok Opname) Secara Berkala
Dalam tempat penyimpanan seringkali terjadi hal yang tidak kita inginkan
seperti barang hilang, rusak, atau dipindahkan tanpa anda tahu. Alhasil
informasi tentang jumlah stok yang anda punya berbeda dengan jumlah stok fisik
yang ada di gudang. Apalagi dengan jumlah barang yang sangat banyak di dalam
gudang yang besar.
Lakukanlah pengecekan barang secara berkala. Lihat apakah barang yang ada
di gudang masih sesuai dengan informasi dalam laporan yang anda pegang. Ini
bertujuan agar anda dapat mengetahui ketika ada barang yang hilang dan rusak
secara periodik.
“Dengan Stok Opname anda bisa mengetahui barang mana yang hilang dan rusak
atau yang tidak sesuai dengan laporan inventaris”
5. Memberikan Kode untuk Setiap Barang
Berikanlah kode untuk setiap barang yang ada, terlebih bila anda menjual
berbagai macam jenis barang dengan banyak warna, motif atau model. Kode pada
setiap barang membantu anda untuk mengetahui jenis barang yang lebih spesifik
pada saat penjualan. Misalnya untuk membedakan warna kode yang diberikan adalah
Hijau = HJ, Putih = PT, Merah = MR, dst.
Contoh nyata yaitu ketika dalam penjualan ada seorang pelanggan yang
membeli baju hitam dengan kode HTM, maka anda sebagai penjual langsung
mengetahui bahwa kaos yang dibeli pelanggan adalah kaos yang berwarna hitam.
Jika anda tidak memberikan kode terhadap barang yang begitu banyak maka
kemungkinan anda akan mengalami kesulitan dalam mencari barang tersebut.
Bayangkan jika anda hanya mengandalkan nama barang, berapa panjang nama yang
anda akan pakai ketika menggambarkan satu barang yang spesifik? Hal ini nanti
akan merepotkan anda. Selain itu dengan menggunakan kode anda bisa
menghasilkan barcode yang bisa dipindai dengan barcode
scanner.
“Kode pada setiap barang membantu anda untuk mengetahui jenis barang secara
spesifik”
6. Menggunakan Aplikasi Pengelolaan Stok Barang
Mengelola stok barang dalam jumlah yang banyak tentu sangat merepotkan bila
anda hanya memakai pulpen dan kertas. Karena cara yang seperti itu rawan akan
kesalahan. Contohnya seperti kertas laporan yang tercecer, tercampur dengan
dokumen lain, dan bahkan tidak bisa melacak setiap aktivitas yang dilakukan
dalam gudang atau tempat penyimpanan.
Gunakanlah aplikasi yang dapat membantu anda mengatur stok anda dalam
gudang. Dengan begitu pencatatan seperti keluar-masuk barang, pemindahan barang
dan pengecekan barang bisa dilakukan dengan mudah. Selain itu dokumen dari
setiap aktivitas dalam gudang akan tercatat dalam sistem sehingga membuat
pekerjaan menjadi lebih menghemat waktu, tenaga dan biaya. Cobalah untuk
menggunakan sistem ERP.
“Pengelolaan stok barang akan lebih mudah dengan menggunakan aplikasi ERP”
Pengelolaan stok adalah salah satu faktor yang krusial dalam perusahaan.
Terlebih bagi anda yang menjalankan bisnis penjualan barang. Karena hal ini
juga berkaitan dengan kelancaran bisnis anda. Pengelolaan stok barang yang baik
dan efisien akan memaksimalkan pendapatan anda.
Pastinya dalam mengelola stok barang akan jauh lebih mudah ketika anda
menggunakan aplikasi yang dapat mendukung operasional dan manajemen inventory.Ukirama
ERP menyediakan segala kebutuhan dalam mengelola inventaris seperti mencatat
setiap pergerakan stok barang, arus keluar masuk stok barang, menyediakan
laporan stok, melakukan pengecekan fisik barang dalam gudang, dan
mengintegrasikan dengan bagian pembelian, penjualan dan akuntansi.
Semoga artikel ini dapat membantu dalam mengelola stok barang dalam
menjalankan bisnis anda.